Showing posts with label hujan. Show all posts
Showing posts with label hujan. Show all posts

Monday, December 9, 2013

Kumpulan Puisi Tentang hujan

Kumpulan puisi hujan ini menyambung artikel yang kemarin mengenai puisi hujan romantis karya Sapardi Djoko Damono. Setelah sebelumnya lebih dulu memposting artikel puisi jatuh cinta dan puisi kehidupan. Kebetulan sekarang lagi musim hujan, hehe. Jadi kumpulan puisi hujan ini sangat pas kalau dipublikasikan sekarang ini. Siapa tahu kamu jadi terinspirasi bikin puisi yang lebih bagus lagi tentang hujan ini.

Pada Suatu Pagi Hari

Maka pada suatu pagi hari ia ingin sekali menangis
sambil berjalan tunduk sepanjang lorong itu. Ia ingin pagi itu
hujan turun rintik-rintik dan lorong sepi agar ia bisa berjalan
sendiri saja sambil menangis dan tak ada orang bertanya
kenapa.


Ia tidak ingin menjerit-jerit berteriak-teriak mengamuk
memecahkan cermin membakar tempat tidur. Ia hanya ingin
menangis lirih saja sambil berjalan sendiri dalam hujan rintik-
rintik di lorong sepi pada suatu pagi.

(1973)
(“Pada Suatu Pagi Hari”, Sapardi Djoko Damono dalam Hujan Bulan Juni)


Percakapan Malam Hujan

Hujan, yang mengenakan mantel, sepatu panjang, dan
payung, berdiri di samping tiang listrik. Katanya kepada
lampu jalan, “Tutup matamu dan tidurlah. Biar kujaga
malam.”

“Kau hujan memang suka serba kelam serba gaib serba suara
desah; asalmu dari laut, langit, dan bumi; kembalilah,
jangan menggodaku tidur. Aku sahabat manusia. Ia suka
terang.”

(1973)
(“Percakapan Malam Hujan”, Sapardi Djoko Damono dalam Hujan Bulan Juni)


Kuhentikan Hujan

Kuhentikan hujan. Kini matahari
merindukanku, mengangkat kabut pagi perlahan –
ada yang berdenyut
dalam diriku:
menembus tanah basah,
dendam yang dihamilkan hujan
dan cahaya matahari.

Tak bisa kutolak matahari
memaksaku menciptakan bunga-bunga.

(1980)
(“Kuhentikan Hujan”, Sapardi Djoko Damono dalam Hujan Bulan Juni)


Hujan Dalam Komposisi 3

dan tik-tok jam itu kita indera kembali akhirnya
terpisah dari hujan

(1969)
(“Hujan dalam Komposisi, 3”, Sapardi Djoko Damono dalam Hujan Bulan Juni)

Gadis Kecil

ada gadis kecil diseberangkan gerimis
di tangan kanannya bergoyang payung
tangan kirinya mengibaskan tangis-
di pinggir padang ada pohon dan seekor burung


Hujan dalam Komposisi, I

“Apakah yang kautangkap dalam suara hujan,
Dari daun-daun bugenvil basah yang teratur
Mengetuk jendela?Apakah yang kau tangkap
Dari bau tanah, dari ricik air
Yang turun di selokan?”

Ia membayangkan hubungan gaib antara tanah
Dan hujan, membayangkan rahasia daun basah
Serta ketakutan yang berulang

“Tidak ada. Kecuali bayang-bayangmu sendiri
Yang di balik pintu memimpikan ketukan itu,
Memimpikan sapa pinggir hujan, memimpikan
Bisik yang membersit dari titik air
Menggelincir dari daun dekat jendela itu
Atau memimpikan semacam suku kata
Yang akan mengantarmu tidur.”

Barangkali sudah terlalu sering ia
Mendengarnya, dan tak lagi mengenalnya



Hujan, Jalak, dan Daun Jambu

Hujan turun semalaman. Paginya jalak berkicau dan daun jambu bersemi;
Mereka tidak mengenal gurindam dan peribahasa, tapi menghayati adat kita yang purba

Tahu kapan harus berbuat sesuatu, agar kita manusia, merasa bahagia.
Mereka tidak pernah bisa menguraikan hakikat kata-kata mutiara,
Tapi tahu kapan harus berbuat sesuatu, agar kita merasa tidak sepenuhnya sia-sia


Membebaskan Hujan

ada yang ingin menjaring hujan
dengan pepatah-petitih tua
yang tak lekang meski basah -
hujan buru-buru menghapusnya

ada yang ingin mengurung hujan
dalam sebuah alinea panjang
yang tak kacau meski kuyup -
hujan malah sibuk menyuntingnya

ada yang ingin membebaskan hujan
dengan telapak tangan
yang jari-jarinya bergerak gemas -
hujan pun tersirap: air mata

Nah, itulah kumpulan puisi hujan karya sang Maestro Sapardi Djoko Damono. Bagaimana, Kamu sudah punya inspirasi untuk membuat puisi tentang hujan?

Friday, October 25, 2013

Tips Merawat Motor di Musim hujan Jalanan Becek

Punya Motor alangkan bagusnya kalau sering dirawat di bersikan biar tampak kinclong. saat sekarang ini jalanan becek tentunya akan membuat tampilan motor kita jadi ngak karuan kotornya banyak lumpur disana sini belum lagi genangan genangan air yang tentunya tambah membuat motor semakin galau. oke berikut bisa setidaknya membantu sobat dalam membersihkan motor untuk membuatnya semakin bersih dan tentunya tetap awet dan tampil cakep.

Buat yang motornya udah modifan saran saja jangan di keluarkan kalau jalanan Becek... kalau kotor ehh males nyucinya sehari bisa nyuci sampali tida kali. solusinya ya kudu punya dua motor bisa dipakai gantian klau lagi hujan jalanan becek bisa pakai motor yang jelek. kalau buat gaya apel ke pacar pake motor yang keren dan udah modifan hahaha 







10 Tips merawat motor pada saat musim hujan

1. Cuci Motor

    Air hujan memiliki kandungan zat asam yang bisa merusak keindahan motor Anda. Oleh sebab itu, cucilah motor Anda setelah terkena air hujan. Meski tak ada waktu, upayakan untuk menyempatkan mencuci motor walau hanya sekedar mengguyur seluruh bodi dan bagian-bagian penting lainnya. selain itu hal itu juga bermanfaat untuk mencegah timbulnya karat.

2. Ban

    Hujan menyebabkan genangan air di jalanan. Ada baiknya setelah Anda menerobos genangan air hujan tersebut, periksa tekanan udara dalam ban Anda. Pasalnya, jika tekanan ban kurang, maka permukaan telapak ban yang bersentuhan langsung dengan permukaan jalan semakin banyak. Akibatnya tarikan motor menjadi berat dan justru mempercepat ban motor Anda menjadi tipis atau gundul.

3. Rantai

    Dengan sifat keasamannya, hujan mampu menimbulkan karat bahkan pada rantai motor sekalipun. Apalagi jika motor Anda tidak menggunakan tutup rantai, hal ini tentu sangat rentan sekali menimbulkan karat. Oleh sebab itu, baiknya Anda mengencangkan kembali setelan rantai sesuai standar dan lumasi rantai dengan grease.

4. Kanvas rem dan piston cakram rem

    Sebagai catatan, kanvas rem terbuat dari bahan asbes yang bila terkena air akan menggelembung dan mengeras pada saat kering. Oleh sebab itu, selesai motor dicuci ada baiknya Anda sering-sering menginjak pedal rem agar kanvas kering. Jika tidak rem motor Anda akan terasa keras pada saatpedal rem diinjak.
    Sementara pada bagian rem cakram, ada baiknya Anda membersihkan komponen tersebut. pasalnya, rem cakram bersifat terbuka dan ketika Anda melibas genangan air, maka kotoran akan menempel pada cakram motor Anda.

5. Busi

    Komponen lain yang vital saat musim penghujan adalah busi motor. Setelah Anda membersihkan motor Anda, ada baiknya Anda mencabut kop atau karet penutup busi untuk kemudian ditiup atau dibersihkan dengan lap. Begitu pun dengan kabel serta businya. Pasalnya, jika busi motor basah, akan menghambat pengapian ketika motor dinyalakan.

6. Kotak saringan udara

    Bersihkan pula piranti kotak saringan udara ketika Anda terguyur air hujan. Pasalnya, jika komponen ini basah maka pembakaran di ruang bakar mesin akan terganggu.

7. Knalpot

    Kotoran air hujan biasanya akan menempel pada bagian dalam dan leher knalpot. Oleh sebab itu, baiknya Anda juga membersihkan bagian yang satu ini agar sistem pembuangan pada motor tetap berfungsi dengan sempurna. Caranya, keluarkan air hujan yang masuk ke dalam knalpot. Semprotkan oli ke dalam bagian knalpot dan olesi bagian leher knalpot dengan grease. Lalu panaskan kembali motor selama kurang lebih 5 menit.

8. Jari-jari roda

    Keringkan jari-jari roda yang kebasahan akibat air hujan. Jari-jari roda pada velg motor Anda akan keropos jika tidak dibersihkan. Keroposnya sendiri memang tidak tampak dari luar karena terjadi di dalam velg.

9. Rem depan dan belakang

    Anda akan mendengar bunyi di bagian rem jika abis main hujan. Tak usah panik, bunyi tersebut muncul karena kanvas rem yang basah. Oleh sebab itu, upayakan untuk meng-kanvas rem dan tromol motor Anda agar rem tetap pakem dan menghindari bunyi.

10. Kabel body

    10 Tips merawat motor yang terakhir adalah hindari kabel body dan socketnya dari air karena bisa menyebabkan konslet sehingga bisa merusak komponen kelistrikan pada motor.