Showing posts with label usaha. Show all posts
Showing posts with label usaha. Show all posts

Tuesday, December 17, 2013

Mencari Uang dengan Usaha Pembuatan Layang layang


usaha layang-layang
Layang-layang atau layangan atau dalam bahasa Melayu disebut dengan istilah wau adalah benda tipis yang terbuat dari lembaran kertas / kain dengan kerangka ringan sebagai konstruksinya dan untaian tali/benang sebagai pengikat dan penariknya, dimainkan dengan cara diterbangkan oleh bantuan angin. Layang-layang banyak digemari oleh kaum laki-laki, bukan hanya anak-anak saja, tetapi para remaja dan orang dewasa pun menganggap menerbangkan layang-layang merupakan hobi yang mengasyikan. Bukan hanya estetika saja yang ditampilkan dalam bermain layang-layang. Taktik strategi dan keahlian mengadu layangan juga sangat dibutuhkan dalam adu kontes layangan. Selain itu ada rasa kebanggaan tersendiri bila layangan yang kita terbangkan berhasil mempercantik angkasa dan menjadi tontonan banyak orang.

Di Indonesia, hobi menaikkan layang-layang ke angkasa dilakukan secara musiman. Waktu yang tepat adalah ketika musim kemarau telah tiba, dan biasanya memuncak pada bulan Juli, Agustus dan September ketika angin muson timur dari daratan Australia mulai banyak berhembus ke wilayah Indonesia. Namun, hal ini tidak berarti usaha pembuatan layangan hanya dilakukan pada musim kemarau saja, seperti usaha yang dilakukan oleh pengerajin layangan asal Gianyar Bali yang bernama Pak Made Arya.

festival layang-layang
Pak Made yang telah lama menggeluti bisnis kecil ini merasa bersyukur jika pulau yang ditempatinya merupakan destinasi pariwisata internasional. Hal tersebut membuat usahanya tetap lancar meskipun saat di musim penghujan. Pak Made bukan hanya memproduksi layang-layang biasa, tetapi juga layang-layang hias yang diminati oleh tourist manca negara dan lokal sebagai salah satu bentuk souvenir atau oleh-oleh saat liburan di Bali. Dengan teknik dan pengalamannya selama bertahun-tahun, Pak Made bersama sang istri bisa menyelesaikan layang-layang 7-15 buah per hari tergantung ketersediaan alat dan bahan. Bila musim kemarau datang, hasil kerajinannya menjadi buruan bagi anak-anak muda di wilayahnya. Bahkan banyak juga orang luar daerah yang singgah dan mampir di toko souvenirnya untuk membeli layangan. Dan ketika event-event tertentu tiba, misalnya festival layang-layang di Sanur, festival pantai Kuta, festival di pantai Lovina, dan sejenisnya, Pak Made mendapat banyak orderan untuk membuat layang-layang kreasi yang berukuran raksasa dan menggunakan dua atau empat tali penarik. Berbagai macam bentuk dipesan oleh pelanggannya. Ada layangan yang berbentuk perahu, bentuk ikan, berwujud kepala ular, bentuk satwa burung, bentuk kubustik dan aneka kreasi lainnya. Harganya mulai dari seratus ribu hingga di atas dua jutaan rupiah, dan bahkan wisatawan asing berani membayar lebih terhadap hasil kreasinya.

Berbeda dengan Pak Made, Pak Kasni yang tinggal di kawasan Bali utara lebih memilih untuk membuat layang-layang konvesional. Pangsa pasarnya lebih ditujukan pada kelompok anak-anak. Harganya pun sangat murah, yaitu Rp 1.500,- per satu unit layangan. Hasil kreasinya itu, ia tawarkan ke warung-warung di seputaran wilayah kabupaten tempat tinggalnya. Meskipun memperoleh margin keuntungan yang kecil, yaitu sekitar 500 rupiah per pcs, tetapi karena jangkauan pasarnya sangat luas maka keuntungan yang dikumpulkan pun cukup banyak. Dalam seminggu, beliau bersama istri dan anaknya mampu memproduksi hingga 300an layang-layang konvensional.

Tuesday, November 5, 2013

Cara Mendapatkan Modal untuk Usaha Kecil Menengah

Dalam menjalankan sebuah usaha, salah satu faktor pendukung yang dibutuhkan adalah modal. Jika kita ibaratkan memulai usaha dengan membangun sebuah rumah, maka adanya modal menjadi bagian pondasi dari rumah yang akan dibangun. Semakin kuat pondasi yangdibuat, maka semakin kokoh rumah yang Anda bangun
.http://cdn.bisnisukm.com/2010/12/ilustrasi-modal-usaha.jpg

Begitu juga pengaruh modal terhadap sebuah bisnis, keberadaannya menjadi pondasi awal bisnis yang akan Anda bangun. Beberapa modal yang dibutuhkan dalam menjalankan bisnis, antara lain tekad, pengalaman, keberanian, pengetahuan, networking, serta modal uang atau aset. Namun dari beberapa modal yang dibutuhkan, kebanyakan orang terhambat memulai usaha karena mereka sulit untuk mendapatkan modal uang atau aset.
Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini kami akan membahas informasi mengenai cara mendapatkan modal untuk usaha kecil menengah. Ada beberapa alternatif yang dapat Anda gunakan untuk mendapatkan dana usaha, berikut informasi selengkapnya :
1. Dana sendiri
Pertama Anda bisa memperoleh modal usaha dengan menggunakan dana Anda sendiri. Misalnya saja dengan menggunakan dana simpanan yang sudah Anda tabung selama ini. Jika masih kurang, Anda juga bisa menutupi kekurangan dana tersebut dengan menjual sebagian aset berharga yang Anda miliki saat ini. Tidak ada salahnya kan, jika Anda sedikit berkorban untuk kesuksesan bisnis Anda? Anggap saja Anda sedang berinvestasi untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar, setelah usaha Anda berhasil berjalan.
2. Mencari Dana Hibah
ilustrasi penghitungan modal usaha 250x187 Cara Mendapatkan Modal untuk Usaha Kecil MenengahCara yang kedua yaitu bisa saja kita manfaatkan dana-dana pihak ketiga, dalam hal ini pihak pemerintah atau pihak swasta.  Sebagaimana kita tahu, untuk beberapa perusahaan-perusahaan besar dana hibah ini disalurkan melalui Divisi CSR-nya (Corporate Social Responsibility).  Dalam hal ini perusahaan-perusahaan tersebut bisanya memiliki budget atau anggaran dana tersendiri dalam membangun perekonomian masyarakat  disekitar perusahaan atau masyarakat secara umum. untuk teknis penyaluran dananya biasanya melalui event-event competition.  Oleh karena itu, bisa jadi melalui event-event tersebut dapat menjadi salah satu solusi bagi Anda untuk mendapatkan tambahan dana bagi kelangsungan usaha Anda.
3. Menjalin kerjasama
Cara yang ketiga ini yang sekarang banyak dijalankan, yaitu menjalin kerjasama dengan pihak-pihak tertentu. Seperti bekerjasama dengan teman, atau bisa juga menawarkan kerjasama dengan para investor. Yang perlu diperhatikan dalam menawarkan kerjasama, Anda harus meyakinkan rekan Anda mengenai prospek bisnis yang akan dibangun. Anda bisa menggunakan proposal bisnis, untuk meyakinkan calon investor Anda. Berikan pula keterangan mengenai berapa persen pembagian hasil antara investor dan pelaku usaha, sehingga kedua belah pihak tidak ada yang merasa dirugikan. Bila perlu buat perjanjian hitam diatas putih, untuk mengantisipasi bila terjadi sesuatu dikemudian hari.
Setelah mengetahui beberapa cara untuk mendapatkan modal usaha, semoga bisa membantu Anda dalam mengatasi permasalahan modal yang selama ini menjadi salah satu kendala usaha.  Selalu ada jalan, jika Anda berani mencoba segala peluang yang ada. Selamat mencoba dan salam sukses.